, , , ,

275 Warga Pohuwato Gorontalo Terpapar Campak, Banyak Orangtua Tolak Vaksin

oleh -110 Dilihat

Ilustrasi campak. Kasus campak di Eropa naik hampir 45 kali.

 

Pohuwato, Gorontalo – Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato mencatat sebanyak 275 warga terpapar campak sepanjang tahun ini. Kasus terbanyak dialami anak-anak, sementara program vaksinasi masih menghadapi penolakan dari sebagian orangtua.

Lonjakan Kasus Campak

Kepala Dinas Kesehatan Pohuwato mengungkapkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, terjadi peningkatan signifikan kasus campak. Sebagian besar pasien mengalami gejala demam tinggi, ruam kulit, hingga komplikasi pernapasan. Beberapa anak bahkan harus dirawat intensif di rumah sakit daerah.

Penolakan Vaksinasi

Salah satu kendala utama dalam menekan penyebaran penyakit ini adalah penolakan vaksinasi. Banyak orangtua masih khawatir dengan efek samping vaksin meski pemerintah telah menjelaskan bahwa vaksin campak aman dan efektif. Akibatnya, cakupan imunisasi campak di Pohuwato belum mencapai target nasional.

Upaya Pemerintah Daerah

Dinas Kesehatan bersama puskesmas setempat kini gencar melakukan sosialisasi langsung ke desa-desa. Petugas kesehatan juga menggandeng tokoh agama dan masyarakat agar orangtua lebih percaya terhadap manfaat imunisasi.

Baca juga : Kue-Kue Rasa Syukur untuk Pelantun Dikili Maulid Nabi di Gorontalo

Ancaman Wabah Meluas

Pakar kesehatan menilai jika cakupan vaksinasi tidak segera ditingkatkan, ada potensi wabah campak meluas ke daerah lain di Gorontalo. Campak merupakan penyakit menular dengan tingkat penyebaran tinggi, sehingga langkah pencegahan lebih efektif dibandingkan penanganan kasus.

Tag: Campak, Vaksinasi, Pohuwato, Gorontalo, Kesehatan Masyarakat

Kategori: Kesehatan, Daerah

Dior